KDM TEGASKAN DESA DENGAN PEREDARAN TRAMADOL TERANCAM KEHILANGAN BANTUAN PEMERINTAH

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

INFOTARGET.ID | SUBANG — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan sikap tegas pemerintah daerah terhadap peredaran obat terlarang di lingkungan masyarakat. Desa yang wilayahnya masih ditemukan aktivitas penjualan obat terlarang disebut terancam tidak mendapatkan pencairan bantuan pemerintah.

Pernyataan tersebut disampaikan Dedi Mulyadi saat melakukan kunjungan ke Polres Subang, Senin (10/8/2026). Ia menekankan bahwa pemerintah desa memiliki peran penting dalam mencegah sekaligus memberantas peredaran obat terlarang yang dapat mengancam masyarakat, khususnya generasi muda.

Menurut Dedi, aparat desa tidak boleh bersikap pasif ketika mengetahui adanya aktivitas peredaran obat terlarang di wilayahnya. Pemerintah desa justru dituntut berani mengambil langkah bersama masyarakat dan aparat penegak hukum.

Dedi bahkan menyinggung keberanian warga, termasuk para ibu di wilayah Pagaden, yang disebut telah mengambil sikap terhadap aktivitas penjualan obat terlarang.

«“Aparat desa jangan kalah sama emak-emak di Pagaden yang bubarkan penjual obat terlarang,” tegas Dedi.»

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa upaya pemberantasan peredaran obat terlarang tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Pemerintah desa dan masyarakat juga didorong aktif menjaga lingkungan masing-masing dari aktivitas yang berpotensi merusak keamanan serta masa depan generasi muda.

Ancaman terhadap pencairan bantuan desa menjadi bentuk tekanan kebijakan yang diarahkan agar pemerintah desa lebih serius melakukan pengawasan di wilayahnya. Namun, mekanisme dan ketentuan teknis mengenai pencairan bantuan tersebut tetap perlu merujuk pada regulasi yang berlaku.

Pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum diharapkan dapat memperkuat koordinasi, sehingga pemberantasan peredaran obat terlarang tidak berhenti pada penindakan, tetapi juga diikuti pengawasan dan pencegahan secara berkelanjutan.

INFOTARGET.ID

Berita Terkait

SOROT PEMBERITAAN AKSI DPRD BOGOR, PETISI26 KLARIFIKASI KOPER DAN UANG MAINAN
PETISI 26 SOROT PERNYATAAN KETUA RW DI CIRIMEKAR, AKTIVIS DESAK KLARIFIKASI DAN PERMINTAAN MAAF
TERIAK IKBAL MENGGETARKAN JAGAD “TANGKAP KORUPTOR DI DEPAN GEDUNG DPRD KAB BOGOR, WAKIL RAKYAT KABUR SEMUA,SANGAT MEMALUKAN”
BANTU BONGKAR BERAS BANTUAN PEMERINTAH, SEKDES TEGALLEGA TURUT TERLIBAT DALAM PROSES DISTRIBUSI 1.161 KPM
Desa Petir Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor Realisasikan Bankeu Akselerasi 2026 untuk Hotmix Jalan Desa
PETISI 26 DIGELAR DI KABUPATEN BOGOR, BERBAGAI ELEMEN MASYARAKAT SATUKAN DUKUNGAN DAN ASPIRASI
KPP BOGOR RAYA GANDENG ORGANISASI PEMUDA TANAM POHON, 1.000 BIBIT DISIAPKAN UNTUK KABUPATEN
BKK AKSELERASI 2026 DIGELONTORKAN, PEMDES TANJUNG SARI ASPAL JALAN LINGKUNGAN PALASARI SEPANJANG 1.745 METER
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:31 WIB

SOROT PEMBERITAAN AKSI DPRD BOGOR, PETISI26 KLARIFIKASI KOPER DAN UANG MAINAN

Selasa, 29 September 2026 - 08:32 WIB

PETISI 26 SOROT PERNYATAAN KETUA RW DI CIRIMEKAR, AKTIVIS DESAK KLARIFIKASI DAN PERMINTAAN MAAF

Senin, 28 September 2026 - 17:48 WIB

TERIAK IKBAL MENGGETARKAN JAGAD “TANGKAP KORUPTOR DI DEPAN GEDUNG DPRD KAB BOGOR, WAKIL RAKYAT KABUR SEMUA,SANGAT MEMALUKAN”

Senin, 28 September 2026 - 12:12 WIB

BANTU BONGKAR BERAS BANTUAN PEMERINTAH, SEKDES TEGALLEGA TURUT TERLIBAT DALAM PROSES DISTRIBUSI 1.161 KPM

Senin, 28 September 2026 - 10:48 WIB

Desa Petir Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor Realisasikan Bankeu Akselerasi 2026 untuk Hotmix Jalan Desa

Berita Terbaru