INFOTARGET.ID | BOGOR – Gelombang sorotan publik di media sosial mendadak menguji nyali dan profesionalisme insan pers di Kabupaten Bogor. Berawal dari unggahan viral akun “Badan Perwakilan Netizen”, media lokal secara terbuka ditantang untuk membongkar dugaan skandal penguasaan tanah negara di wilayah Cipelang.
Unggahan yang beredar luas tersebut menghembuskan isu krusial terkait dugaan kemitraan tidak wajar antara politisi senior Bogor, Ade Jaro, dengan pihak swasta PT BSS. Keduanya dituding bersekongkol dalam upaya penggelapan aset tanah milik negara di kawasan strategis Cipelang.
Penggunaan narasi provokatif dalam unggahan tersebut dinilai sebagai bentuk desakan publik agar media tidak tinggal diam atau tebang pilih dalam mengawal kasus yang melibatkan tokoh berpengaruh. Narasi ini sekaligus memicu spekulasi terkait kebenaran alih fungsi atau kepemilikan lahan negara di lokasi yang dimaksud.
Sebagai bentuk keberimbangan dan penerapan asas asas praduga tak bersalah, dugaan yang dilontarkan netizen ini masih memerlukan verifikasi hukum yang valid. Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya mengonfirmasi pihak Ade Jaro, manajemen PT BSS, serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat guna memastikan status hukum tanah di Cipelang tersebut.
Red.







