INFOTARGET.ID | BOGOR — Gerakan Masyarakat Sipil Bogor Bersatu (GMSBB) menggelar aksi penyampaian pendapat di depan Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Senin (28/9/2026). Aksi tersebut diikuti massa dari sejumlah elemen masyarakat yang menyuarakan penolakan terhadap praktik korupsi serta mendesak pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu diwarnai dengan pembentangan spanduk dan poster berisi sejumlah tuntutan kepada DPRD Kabupaten Bogor serta aparat penegak hukum.
Dalam pernyataan yang disampaikan dalam aksi, GMSBB meminta DPRD Kabupaten Bogor menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan secara lebih serius. Mereka juga mendesak aparat penegak hukum, termasuk Kejaksaan, Kepolisian, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menindaklanjuti setiap dugaan tindak pidana korupsi yang memiliki dasar dan bukti sesuai ketentuan hukum.
Selain itu, massa meminta adanya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah, khususnya penggunaan APBD Kabupaten Bogor.
Lima poin utama yang disampaikan GMSBB meliputi:
- Mendesak DPRD Kabupaten Bogor memperkuat pelaksanaan fungsi pengawasan terhadap pemerintahan daerah.
- Meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan tindak pidana korupsi secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum.
- Mendorong keterbukaan serta akuntabilitas dalam pengelolaan APBD Kabupaten Bogor.
- Meminta pemulihan aset dan kerugian negara apabila dalam proses hukum terbukti terdapat tindak pidana yang menimbulkan kerugian negara.
- Menolak praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Salah seorang orator GMSBB menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat yang meminta adanya penegakan hukum dan tata kelola pemerintahan yang transparan.
“Kami hadir di sini untuk menuntut keadilan bagi rakyat Bogor. Korupsi telah merusak masa depan bangsa, dan kami tidak akan diam melihat hal ini terus terjadi di daerah kami,” ujar salah satu orator aksi.
Massa juga meminta DPRD Kabupaten Bogor tidak mengabaikan aspirasi masyarakat terkait berbagai dugaan penyimpangan yang mereka soroti. Mereka menyatakan akan mengawal perkembangan tuntutan tersebut dan meminta lembaga terkait memberikan tindak lanjut sesuai kewenangan masing-masing.
Aksi berlangsung hingga sekitar pukul 13.00 WIB. Sejumlah perwakilan massa kemudian diterima oleh perwakilan DPRD Kabupaten Bogor untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
GMSBB menyatakan akan memantau tindak lanjut atas aspirasi yang telah disampaikan. Mereka juga membuka kemungkinan menggelar aksi lanjutan apabila tuntutan yang disampaikan dinilai belum memperoleh tindak lanjut.
INFOTARGET.ID menegaskan bahwa seluruh dugaan pelanggaran hukum yang disampaikan dalam aksi tersebut masih merupakan aspirasi dan klaim dari pihak demonstran. Status hukum maupun ada atau tidaknya tindak pidana harus ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan proses hukum oleh lembaga yang berwenang.
INFOTARGET.ID | AKURAT, TAJAM, BERIMBANG.







